LogoLomba Menulis Esai Sosial Budaya Tingkat Pelajar SMA/Sederajat 2013Lomba Menulis Esai Sosial Budaya 2013

Lomba Esai Sosial Budaya Nasional 2014

 

IMG_9558

Pemenang Lomba Esai Sosial Budaya Nasional 2014.

 

 

Selamat Kepada Para Juara!!!

Panitia lomba esai sosial budaya nasional 2014 telah melaksanakan tahap akhir dari rangkaian lomba ini, yaitu presentasi finalis yang dilangsungkan pada Senin 23 Juni 2014 di Jakarta. Dari 15 finalis yang diundang untuk memaparkan karya mereka, dewan juri memutuskan para pemenangnya sebagai berikut:

 

No Nama Asal Sekolah Judul Juara
1 Arini Ayatika Sadariskar SMA Labschool Jakarta Tantangan Demokrasi di Sekolah dan Rumah Kita Juara 1
2 Alief Moulana SMA Pribadi Bandung Nescire Causa est Timendi: Gerak Antagonis antara Demokrasi dan Rasa Takut  Juara 2
3 Citra Anggia Fathia SMA Negeri 5 Kota Bekasi Kaum Muda dan Budaya Demokrasi: Pilihan Politik Diantara Idealisme dan Pragmatisme Juara 3
4 Putri Demes Dharmesty SMA Santa Maria Surabaya Pesona Itu Bernama Miniatur Demokrasi Indonesia Juara Harapan I
5 Cicilia Yeo SMA Djuwita Tanjungpinang Etnis: Faktor Penentu Reputasi dan Perbedaan Hak Demokrasi di Indonesia Juara Harapan II
6 Mochammad Arief Wicaksono SMAN 10 Malang Menghadapi Generasi Kritis, Reformis, dan Dinamis Juara Harapan III
7 Baiq Nabila Muftia Utami SMA Negeri 1 Praya Lombok Tengah, NTB Demokrasi dan Komunitas Piara Burung Puyuh Finalis
8 Denise Weldy Hellen Sahulata SMA Kristen Kalam Kudus Ambon Restorasi Budaya Demokrasi Bangsa Melalui Pembentukan Karakter Kaum Muda Finalis
9 I Wayan Juniartawan SMA Negeri Bali Mandara Konsepsi Pasraman Tat Twam Asi: Visualisasi Nilai-nilai Demokrasi dalam Hidup Berasrama Finalis
10 Rifaldy Fajar SMA Negeri 1 Bulukumba, Sulawesi Selatan Elegi Budaya Siri’ Na Pacce dalam Ranah Demokrasi di Butta Panrita Lopi Finalis
11 Jessica Anzamar Sibarani SMAN 3 Kota Jambi Belajar dari Seloka Adat Kerinci Sebagai Kearifan Lokal Menuju Demokrasi Indonesia yang Beradab Finalis
12 Ani Triana MA Safinatul Huda Jepara Manifesto gerakan pemuda santri dalam pendidikan budaya demokrasi : Refleksi pemilu 1999 dan pemilu 2014 di wilayah jepara Finalis
13 Zihaul Abdi SMAN 1 Padang Duduak Barapak, Nilai Dasar Demokrasi Khas Minangkabau yang Terlupakan Finalis
14 Rahmat Nur Hidayat SMA Negeri 8 Bulukumba Mengakali konflik komunal mahasiswa makassar dengan tudang sipulung Finalis
15 Hendra Sugianto SMAN 4 Berau, Kalimantan Timur Jangan Salahkan Pemuda Indonesia! Finalis

 

Sekali lagi, selamat buat para pemenang!

Pencapaian ini adalah pijakan baru untuk meniti keberhasilan lain di masa mendatang.

Bagi Anda yang belum berhasil menjadi finalis dan pemenang lomba, Anda dapat mengikuti lomba serupa di tahun depan.

Terima kasih.

 

 

 

 

 

——————————————-

 

Dear Peserta Lomba,

Panitia dan Dewan Juri telah selesai melakukan seleksi dan penilaian terhadap 1.000 naskah esai yang masuk, baik yang dikirim melalui email maupun pos. Dalam proses seleksi dan penilaian tersebut, sebagian naskah esai langsung gugur di tahap penilaian administrasi, terutama karena tidak memenuhi syarat berupa lembar orisinalitas karya sebagaimana dipersyaratkan. Setelah itu, setiap esai kemudian dinilai aspek substansinya dengan berpedoman pada aspek-aspek penilaian yang sudah kami umumkan sebelumnya. Setiap juri lantas mengajukan kandidat esai yang mereka nilai layak menjadi finalis dan dimusyawarahkan dalam rapat dewan juri. Rapat kemudian menyetujui 15 esai sebagai finalis dan beberapa esai sebagai cadangan apabila setelah diperiksa, esai yang dinominasikan ternyata terbukti menjiplak tulisan orang lain.

Dalam proses memeriksa setiap esai yang dinominasikan sebagai finalis, panitia menemukan tiga esai yang sebagian besar isinya terbukti mencomot karya orang lain (kami sengaja tidak menyebutkan nama penulis dan judul esainya). Penulisnya mengambil mentah-mentah dari beberapa situs dan blog, juga opini di koran, sementara yang lain menggunting-tempel kesimpulan sebuah skripsi. Alih-alih menyebutkan sumbernya, ketiga karya ini sengaja menyembunyikan sumber asli yang mereka kopi dengan tidak mengutip nama pengarangnya dan mencantumkan daftar pustaka yang sama sekali berbeda.

Rupanya, praktik plagiarisme yang dilakukan oleh beberapa kandidat finalis ini cukup canggih, sebab para juri menilai dari segi gagasan, argumen, dan struktur tulisan nampak sangat rapi, sehingga mereka dinilai layak menjadi finalis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan pada setiap paragraf melalui mesin pencari, akhirnya terungkap bahwa apa yang dari luar nampak bagus, ternyata disusun dari puing-puing gagasan milik orang lain yang sengaja tidak dikutip sumbernya.

Pengalaman ini sangat berharga bagi panitia untuk lebih berhati-hati. Kami sengaja menceritakan proses penilaian yang dilakukan agar di sayembara penulisan esai selanjutnya, praktik lancung plagiarisme tidak lagi masuk menjadi peserta.

Panitia tidak dapat menampilkan nilai setiap naskah dikarenakan penilaian setiap juri berbeda-beda. Panitia hanya menampilkan nama para finalis yang akan diundang ke Jakarta untuk melakukan presentasi di depan Dewan Juri pada 21 – 24 Juni 2014.

Panitia mengucapkan selamat kepada para finalis!

Terus semangat untuk menjadi sang juara!

 

FINALIS LOMBA ESAI SOSIAL BUDAYA NASIONAL 2014

No

Nama

Asal Sekolah

Judul

1

Mochammad Arief Wicaksono SMAN 10 Malang Menghadapi Generasi Kritis, Reformis, dan Dinamis

2

Putri Demes Dharmesty SMA Santa Maria Surabaya Pesona Itu Bernama Miniatur Demokrasi Indonesia

3

I Wayan Juniartawan SMA Negeri Bali Mandara Konsepsi Pasraman Tat Twam Asi: Visualisasi Nilai-nilai Demokrasi dalam Hidup Berasrama

4

Arini Ayatika Sadariskar SMA Labschool Jakarta Tantangan Demokrasi di Sekolah dan Rumah Kita

5

Jessica Anzamar Sibarani SMAN 3 Kota Jambi Belajar dari Seloka Adat Kerinci Sebagai Kearifan Lokal Menuju Demokrasi Indonesia yang Beradab

6

Ani Triana MA Safinatul Huda Jepara Manifesto gerakan pemuda santri dalam pendidikan budaya demokrasi : Refleksi pemilu 1999 dan pemilu 2014 di wilayah jepara

7

Denise Weldy Hellen Sahulata SMA Kristen Kalam Kudus Ambon Restorasi Budaya Demokrasi Bangsa Melalui Pembentukan Karakter Kaum Muda

8

Rahmat Nur Hidayat SMA Negeri 8 Bulukumba Mengakali konflik komunal mahasiswa makassar dengan tudang sipulung

9

Zihaul Abdi SMAN 1 Padang Duduak Barapak, Nilai Dasar Demokrasi Khas Minangkabau yang Terlupakan

10

Citra Anggia Fathia SMA Negeri 5 Kota Bekasi Kaum Muda dan Budaya Demokrasi: Pilihan Politik Diantara Idealisme dan Pragmatisme

11

Hendra Sugianto SMAN 4 Berau, Kalimantan Timur Jangan Salahkan Pemuda Indonesia!

12

Alief Moulana SMA Pribadi Bandung Nescire Causa est Timendi: Gerak Antagonis antara Demokrasi dan Rasa Takut

13

Rifaldy Fajar SMA Negeri 1 Bulukumba, Sulawesi Selatan Elegi Budaya Siri’ Na Pacce dalam Ranah Demokrasi di Butta Panrita Lopi

14

Cicilia Yeo SMA Djuwita Tanjungpinang Etnis: Faktor Penentu Reputasi dan Perbedaan Hak Demokrasi di Indonesia

15

Baiq Nabila Muftia Utami SMA Negeri 1 Praya Lombok Tengah, NTB Demokrasi dan Komunitas Piara Burung Puyuh

 

 

————————————————-

 

 

Dear Peserta Lomba,

Panitia telah melakukan rekapitulasi terhadap naskah esai yang masuk, baik melalui pos maupun email. Email yang masuk ke panitia hingga 18 Mei 2014 tak kurang dari 1.387 email dan 86 surat pos, sehingga panitia memerlukan waktu mengunduh dan merekap hampir dua minggu. Namun, setelah direkap, ada banyak kiriman yang sama, mirip, atau merevisi dari kiriman sebelumnya, sehingga kami harus memeriksa kembali satu per satu.

Daftar naskah esai ini tidak disusun berdasarkan urut peringkat/ranking. Karena daftar naskah esai ini cukup panjang, maka untuk memeriksa dengan cepat, jika menggunakan komputer Anda dapat melakukan beberapa trik singkat, yaitu mengetik ctrl+f (perintah pencarian/search), lalu ketik nama Anda, lantas tekan enter. Nama sebaiknya tidak diketik nama lengkap, melainkan nama depan, tengah, atau belakang saja, ini untuk memudahkan pencarian.

Peserta yang merasa naskah esainya tidak ada di daftar naskah dapat mengajukan keberatan kepada panitia melalui email sampai tanggal 5 Juni 2014 pukul 24.00 WIB, dengan melampirkan bukti pengiriman via email (print screen). 

Setiap naskah esai akan memasuki tahap penjurian: pertama diperiksa kelengkapan administrasi, kedua dinilai secara substansi. Setiap esai yang tidak memenuhi syarat administrasi otomatis gugur dan tidak dilanjutkan ke tahap penilaian substansi sesuai aspek-aspek penilaian yang sudah kami sampaikan di halaman panduan lomba.

Daftar Naskah dapat Anda lihat di halaman/menu Daftar Naskah, atau dengan cara menekan tautan berikut: DAFTAR NASKAH LOMBA ESAI 2014

 

————————————

Dear Peserta Lomba,

Sehubungan dengan adanya beberapa peserta yang mengaku sudah mengirim ke alamat email panitia, namun gagal dikarenakan salah ketik alamat email, yaitu dari lomba@ltikebudayaan.com menjadi lomba@iktikebudayaan.com (yaitu salah di huruf “l” menjadi “i”), maka panitia dapat memaklumi dan dapat menerima kiriman kembali esai yang sudah terkirim namun gagal tersebut, asalkan memenuhi beberapa persyaratan:

1. Email dikirim sebelum batas waktu yang telah ditetapkan (18 Mei 2014, pukul 24.00 WIB)

2. Balasan berupa “Mailer-Daemon”, sebagai pemberitahuan mengenai status email yang tidak terkirim, diterima sesudah tanggal deadline, sehingga panitia menganggap bahwa pengirim baru mengetahui emailnya tidak terkirim sesudah tanggal deadline tersebut.

3. Panitia mempersilahkan peserta untuk mengirim kembali esainya, dengan lampiran (attachment) berupa: (1)  file naskah esai, (2) scan/foto lembar orisinalitas, (3) print screen pengiriman email (di dalamnya tertera alamat yang keliru dan tanggal pengiriman), dan (4) pront screen ”mailer-daemon” dari sistem email (di dalamnya tertera keterangan status pengiriman dan tanggal diterimanya “mailer-daemon” tersebut). 

Jika Anda dapat memenuhi syarat tersebut, kami tunggu sampai tanggal 3o Mei 2014. 

Terima kasih.

______________

Dear Peserta Lomba,

Panitia meminta maaf tidak dapat menerima naskah esai dan lembar orisinalitas yang dikirim melebihi batas waktu yang sudah ditentukan, yaitu 18 Mei 2014, pukul 24.00 WIB.

Panitia beranggapan, peserta telah membaca segala ketentuan yang tertera dalam panduan lomba yang ditampilkan di situs ini. Panitia tidak dapat menolerir ketidaktahuan mengenai pengumuman tersebut, maupun alasan teknis lainnya, karena sebelumnya kami telah berkali-kali menyampaikan informasi mengenai batas waktu tersebut.

Jika tidak dapat mengikuti lomba tahun ini, mungkin di tahun depan Anda dapat berpartisipasi dalam lomba serupa.

Terima kasih.

———————————

Salam, para pelajar Indonesia!

Lomba Esai Sosial Budaya Nasional 2014 tingkat SMA/sederajat kembali hadir dengan tema yang tak kalah menarik, yaitu “Kaum Muda dan Budaya Demokrasi”. Kali ini panitia menantang pengamatan, analisis, pemahaman, dan tawaran ide brilian kalian dalam menyaksikan pesta demokrasi yang sedang berlangsung.

Seperti tahun lalu, panitia tidak hanya memilih dan mengundang finalis lomba ini ke ibu kota untuk mempresentasikan esai mereka di hadapan dewan juri untuk ditentukan pemenangnya. Lebih dari itu, sebagai penghargaan atas karya-karya terbaik, kami menerbitkannya dalam sehimpunan bunga rampai yang versi pdf-nya dapat kalian unduh di tautan berikut: Buku_Harmoni-di-Mata-Kaum-Muda_2013A.pdf

Buku kumpulan esai ini juga dapat memberi gambaran esai seperti apa yang dianggap bagus dan memikat oleh dewan juri.

Kalian yang berminat mengikuti sayembara ini jangan lupa untuk membaca tuntas panduan lomba, karena di situ diterakan dengan jelas apa saja syarat dan ketentuan untuk mengikuti lomba ini. Peserta yang “hanya” sekadar ikut tanpa mengindahkan persyaratan tidak akan kami proses pada tahap penjurian. Panduan lomba dapat dibaca di menu “Panduan Lomba” atau ikuti tautan berikut: Panduan_Lomba.

Saatnya kaum muda tidak hanya menjadi obyek pendulang suara, tetapi memiliki suara, keputusan, dan gagasan yang hendak dibagi untuk Indonesia yang lebih baik di masa depan!

Selamat berkarya!